<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7969925430405864222</id><updated>2011-04-21T15:43:16.078-07:00</updated><title type='text'>create nice story</title><subtitle type='html'>www.createnicestory.blogspot.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://createnicestory.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7969925430405864222/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://createnicestory.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kris Khans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_TQsldWwyERQ/SPKkQyELnPI/AAAAAAAAAEI/nQlb8PaDoOY/S220/BARU.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7969925430405864222.post-870248296010664880</id><published>2008-11-29T16:35:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T16:40:25.841-08:00</updated><title type='text'>Leo</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;font-size:78%;"&gt;Suatu sore, ketika temaram di ufuk barat mulai tak lagi terlihat oleh pandangan mata, Lina (sebutlah nama itu ketika kamu sedang sedih) mencoba menepis segala gundah yang sudah 2 hari menggelayut dalam hati, dalam samudra pikiran dan lautan nurani.&lt;br /&gt;Leo, sebuah nama yang tak pernah berhenti-hentinya selalu berdoa, untuk sebuah perubahan, sebuah kebaikan yang akan datang bila selalu dicoba-dicoba dan diresapi dalam setiap perjalanan hidup yang akan selalu ia jalani.&lt;br /&gt;Tapi kini, sudah 14 tahun lina dan leo sudah tidak pernah bertemu kembali, terpisah oleh dalamnya jurang lautan egois dan semangat untuk merubah hidup.&lt;br /&gt;Cerita pendek ini berawal dari sebuah transisi, saat lina dan leo harus berpisah ketika tidak lagi sepaham untuk melanjutkan ke sekolah menengah atas yang sama, dan ketika perbedaan pendapat itu muncul, keberadaan orang tua lina dan leo pun sepertinya sepaham bahwa lina dan leo tidak boleh satu sekolah, karena kedua orang tua lina dan leo (sebutlah nama itu berulang-ulang sebagai wujud doa untuk menyatukan mereka kembali) adalah sahabat dimasa lalu dan masa purna tugas sebagai pengabdi bangsa yang tidak menginginkan hubungan mereka (lina dan leo) akan menjadi jurang pemisah bagi hormat dan santunnya hubungan keluarga mereka berdua, sekalipun skala ekonomi mereka saat itu memang berbeda, namun mereka hidup akrab dalam organisasi yang sama.&lt;br /&gt;Hari ini hari sabtu, dan menjadi malam minggu yang pertama untuk dia jalani tanpa kehadiran leo, lina harus berpikir dengan mengerahkan segala daya ingat untuk mencoba mengungkap segala isi hati tanpa kehadiran senyum, bunga kasih sayang dan sapaan cerdas bernada gurauan yang sangat menghibur disaat sepi dan senyap mulai merasuk dalam pori dalam diri yang mulai tenggelam dalam kelamnya malam itu.&lt;br /&gt;Lain lagi bagi leo, malam itu justru menjadi cambuk dalam geramnya suasana yang seolah mengharuskan dan menselalukan (bahasa penegasan) untuk melupakan lina. Leo mencoba untuk membuka buku fisika, sebuah mata pelajaran yang ia banggakan untuk sebuah jaminan masa depan, kendati malam itu adalah malam minggu, malam yang biasanya menjadi malam terindah tiap pasangan yang sedang menjalin sebuah kata cinta dan mesranya sebuah kenikmatan dunia bagi yang sudah berkeluarga.&lt;br /&gt;Dan waktu terasa sangat cepat bagi leo untuk dijalani dalam sebuah tugas dari orang tua yaitu cerdas di tiap mata pelajaran yang sudah pastinya ia tekuni selama ini,&lt;br /&gt;Namun sepertinya ketika dentuman suara musik keras itu mulai masuk ke sanubari leo, sepertinya leo mulai tergoda, mulai bergoyah ambisi dan emosinya untuk merubah masa depan, dan kini ia mulai dan mulai berkumpul dengan anak-anak gedongan teman sekelasnya yang tiada pernah punya pikiran tentang masa depan kecuali senang dan gembira di saat yang sesungguhnya singkat ini.&lt;br /&gt;Saat kegilaan yang baru itu muncul, leo menjadi vokalis di band sekolah dengan nama Khans Kru (Kharisma Anak Anak Stein) sebuah simbol kecerdasan dengan improvisasi yang tinggi, Tapi itu semua omong kosong, karena justru leo mulai lemah disetiap mata pelajaran yang menghempaskan dia dari top rangking ke low level alias manusia bodoh (bukan judul lagu ada band, karena saat itu belum ada).&lt;br /&gt;Kondisi yang sedemikian parah diperparah lagi dengan kehadiran bayang bayang yang muncul dalam sebuah kesahduan 3 gadis bermata sayu, bersenyum manis, dan berhati sahdu, sebutlah mereka novi (lahir november) dan septi (lahir september) serta yuli (lahir juli).&lt;br /&gt;Sadar betul bagi dia, bahwa memilih salah satunya adalah kewajibannya, tapi keraguan dan gundah gulana bila di hadapan mereka bertiga menjadikan leo hanya bisa bilang, “just special friend, special moment on special place”, dan itu berlangsung cukup lama.&lt;br /&gt;Jelas teringat sekali saat acara di ultah septi, di sebuah kolam pemancingan beserta teman teman sekelas, saat ke 3 gadis tersebut mencoba berebut mencuri hati leo, keakraban 3 gadis tersebut mulai terlihat berseteru, saling mendiamkan, saling merayu leo, (hemmm baru kali ini leo besar kepala).&lt;br /&gt;Namun mungkin Tuhan memang berkehendak lain, karena menjelang akhir kelulusan sekolah, leo mendapat cobaan yang keras yang menghentak karena harus ditinggal pergi oleh ayah selama-lamanya,&lt;br /&gt;Diacara pemakaman itulah bayangan lina kembali muncul, untuk mengucap ungkapan dukacita, belasungkawa, dan dalam kilasan pancaran matanya yang kini sudah lebih dewasa tersebut, aku mulai mengalami depresi, dan byar…peet, aku tidak sadar diri.&lt;br /&gt;Saat leo mulai siuman, leo ternyata sudah ketinggalan acara pemakaman, dan orang yang leo lihat di pandangan pertama saat sadar adalah lina, yang masih terus memijat dan memberi leo minyak angin.&lt;br /&gt;“Hai, apa kabarmu lin?” sapa pertama leo, “Baik, gimana perkembangan kamu?” balasan pertanyaannya.&lt;br /&gt;Dengan lugas yang spontan leo menjawab,” Aku baik saja, namun hatiku sepertinya akan segera di isi oleh seorang gadis, dari sekolah yang sama, aku memohon maaf, karena kenyataan itu harus kita hadapi,?”&lt;br /&gt;Sesaat lina terdiam dengan air mata berlinang, namun dengan sangat lugas, keadaan mulai berubah, tanpa sebuah penjelasan seorang cowok ganteng menghampirinya dan lina bilang “ mas, ini theo, kenalkan ini leo teman deket smp dulu!”,&lt;br /&gt;Dengan gugup leo bilang “Hai theo kamu pacar lina ya?” balasannya dengan kata dan intonasi yang munafik. “Iya,kami belom lama kok, baru satu bulan setelah lina putus dengan Deo, pacar keduanya dulu?”.&lt;br /&gt;Kata-kata Theo yang enteng tadi mengganggu ingatan leo berbulan bulan, hingga akhirnya leo termasuk menjadi 15 siswa yang akan mendapatkan kesulitan untuk kelulusan.&lt;br /&gt;Namun untuk kesekian kalinya Tuhan memberinya kekuatan yang luar biasa, karena leo lulus dengan nilai yang lumayan (lumayan baek donk).&lt;br /&gt;Bulan Juni 1993, leo harus bersepeda menuju Jogjakarta kota idamannya, kota khayalannya untuk mendapatkan suasana yang selalu gembira, lupakan masa lalu, dan menempuh hidup baru.&lt;br /&gt;Khabar 14 tahun terakhir ini, lina telah bercerai dengan suaminya dan tentu, harta gono-gininya cukup membantunya untuk mempunyai sebuah tempat usaha yang mapan di kota perak Kotagede.&lt;br /&gt;Namun leo kini masih mencari jati diri dan kenikmatan duniawi dengan mencari dan mencari sesuatu yang baru dan yang baru, namun bukan untuk foya dan hura hura tapi untuk menghidupi seorang anak dan istri yang masih saja sabar ketika badai masih saja menggelayuti hidup keluarga leo. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7969925430405864222-870248296010664880?l=createnicestory.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://createnicestory.blogspot.com/feeds/870248296010664880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7969925430405864222&amp;postID=870248296010664880' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7969925430405864222/posts/default/870248296010664880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7969925430405864222/posts/default/870248296010664880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://createnicestory.blogspot.com/2008/11/leo.html' title='Leo'/><author><name>Kris Khans</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_TQsldWwyERQ/SPKkQyELnPI/AAAAAAAAAEI/nQlb8PaDoOY/S220/BARU.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
